TIPS SUKSES MELAKUKAN PERENCANAAN ANGGARAN DI PERUSAHAAN (BUDGET PLANNING)

TIPS SUKSES MELAKUKAN PERENCANAAN ANGGARAN DI PERUSAHAAN (BUDGET PLANNING)

Pemilik perusahaan tentunya memiliki beberapa visi dan target yang ingin dicapai untuk mengembangkan perusahaannya, sehingga diperlukan beberapa persiapan yang matang agar dapat memperlancar proses pencapaian target tersebut, salah satu persiapan yang paling penting adalah penyusunan anggaran.

Beberapa bisnis yang berhasil merupakan bisnis yang sangat disiplin dalam melakukan fokus pada pemberdayaan sumber daya yang dimiliki oleh perusahaan, dimana yang utama adalah pemanfaatan modal finansial perusahaan, yaitu cash flow. Banyak pengusaha yang merasa bahwa bisnis yang dimilikinya memiliki arus pendapatan yang dapat memberikan keuntungan yang besar namun tidak menyadari bahwa pengeluaran perusahaan juga tidak terkontrol sehingga malah menimbulkan kerugian, seperti yang tertuang pada laporan keuangan di akhir tahun.

Oleh karena itu penyusunan anggaran memiliki fungsi dan peranan penting bagi operasional perusahaan agar selalu memiliki acuan dalam melakukan pemberdayaan sumber dayanya. Selain itu, beberapa keuntungan lain yang dapat diperoleh perusahaan yang melakukan perencanaan anggaran (budgeting dengan baik) antara lain:

  • Pengelolaan uang perusahaan secara efektif.

Terutama pada saat melakukan pembayaran atau pembiayaan terhadap kegiatan operasional perusahaan dan ketika menerima pendapatan dari hasil penjualan akan menjadi lebih hati-hati untuk tidak langsung digunakan untuk hal-hal di luar rencana.

  • Pengalokasian sumber daya perusahaan yang lebih baik.

Penyusunan anggaran yang biasanya dilakukan sebelum memasuki tahun fiskal perusahaan yang baru akan membantu manajemen perusahaan untuk mengalokasikan sumber daya perusahaan untuk fokus pada pembiayaan kegiatan perusahaan yang sesuai dengan sasaran dan tujuan perusahaan.

  • Pengawasan terhadap kinerja perusahaan.

Penyusunan anggaran yang baik akan membantu manajemen dan pemilik perusahaan dalam melakukan fungsi kontrol terhadap keluarnya biaya-biaya dalam perusahaan dan melihat bagian perusahaan mana yang dirasakan kurang efektif dalam memberikan manfaat pada pengembangan perusahaan.

  • Memperlancar pencapaian target perusahaan.

Dengan melakukan alokasi sumber daya yang baik akan memperlancar pencapaian target perusahaan dimana fokus kegiatan perusahaan akan menjadi lebih terperinci dan dapat dengan mudah menambah kapasitas di bagian perusahaan tersebut.

  • Meningkatkan cara pengambilan keputusan.

Dengan mengetahui seberapa besar rencana anggaran, maka akan mempermudah manajemen dan pemilik perusahaan untuk mengambil keputusan strategis pada perusahaan terutama mengurangi pengambilan keputusan-keputusan yang dapat menambah pengeluaran yang kurang efektif pada anggaran.

  • Identifikasi permasalahan di dalam perusahaan terutama yang berkaitan dengan uang

Dengan adanya perkiraan awal pada anggaran, maka akan mempermudah manajemen untuk menemukan bocornya atau permasalahan finansial pada bagian-bagian perusahaan tertentu, sehingga dapat menentukan kebijakan antisipasi yang lebih baik nantinya.

  • Merencanakan masa depan perusahaan dengan lebih baik

Dengan anggaran yang sudah terencana dengan matang, maka manajemen dan pemilik perusahaan akan lebih yakin dengan visi dan target perusahaan yang dimilikinya di masa mendatang, karena alokasi sumber daya perusahaan yang tepat akan

  • Meningkatkan motivasi kerja karyawan

Para karyawan akan merasa lebih nyaman ketika mengetahui bahwa pos-pos pengeluaran yang ada di departemennya masing-masing sudah direncanakan terlebih dahulu di awal tahun sehingga akan mengurangi kekuatiran yang akan timbul ketika melakukan pekerjaannya.

Sebuah anggaran sebaiknya meliputi komponen proyeksi terhadap cash flow, biaya, dan pendapatan perusahaan. Sehingga langkah-langkah melakukan penyusunan komponen anggaran yang baik adalah sebagai berikut:

  • Melakukan proyeksi aliran kas membantu manajemen untuk menemukan penyimpangan aktivitas yang dapat menyebabkan masalah bagi perusahaan. Pada umumnya periode yang digunakan dalam proyeksi ini adalah tahunan, semester, triwulanan, dan bulanan dimana semakin pendek periode proyeksi akan berguna bagi manajemen untuk memberikan langkah antisipatif yang lebih mendetail.
  • Melakukan breakdown terhadap jenis-jenis biaya dalam perusahaan

Pada umumnya dalam sebuah perusahaan akan memiliki 3 jenis biaya, antara lain:

  • Biaya tetap: biaya sewa kantor, gaji pokok pegawai, dsb.
  • Biaya variable/ tidak tetap: seperti bahan baku, upah lembur, listrik, dsb.
  • Beban pengadaaan barang modal: pembelian mesin atau peralatan kantor, dsb.

Untuk melakukan proyeksi besar biaya perusahaan biasanya digunakan perbandingan data tahun sebelumnya atau dapat mencari informasi dari supplier atau vendor apabila ada perubahan nilai.

  • Sedangkan perkiraan tentang besar pendapatan dapat berdasarkan kombinasi antara data penjualan tahunan yang lalu ditambah dengan ekspektasi target pertumbuhan yang diinginkan dan suasana ekonomi yang sedang dialami oleh pasar.

Kemudian anggaran sebaiknya dibuat realistis sehingga dalam melaksanakannya tidak terlalu membebani kinerja karyawan perusahaan, dimana sudah sewajarnya manajemen menginginkan peningkatan penjualan dan penghematan biaya dari periode sebelumnya, sehingga target dan sasaran peningkatan dan penghematan itu juga sebaiknya menilai dari kapasitas dan kebutuhan perusahaan di tahun operasional tersebut.

Selain itu menggunakan software accounting akan mempermudah manajemen perusahaan dalam melakukan kontrol dan pemeriksaan terhadap angka-angka yang ada pada proyeksi dan realisasi anggaran dimana akan tersedia informasi lebih valid dan reliable karena dapat ditelusuri berdasarkan pos-pos akun yang ada di software tersebut.

Semoga dengan adanya penyusunan anggaran yang baik akan memberikan kemudahan bagi manajemen perusahaan. Apabila memiliki hal dan pertanyaan mengenai penyusunan anggaran dapat menghubungi kami di 0818521172 atau email ke : groedu@gmail.com. (Stan)