MENENTUKAN STANDAR PELAYANAN DALAM PENILAIAN KPI (KEY PERFORMANCE INDICATOR) DARI INTERNAL PERUSAHAAN

Tahapan dalam KPI (Key Performance Indicator) salah satunya adalah dengan cara mengumpulkan feedback yang hasilnya nanti akan bisa digunakan sebagai dasar utama untuk penilaian. Penilaian yang nantinya akan diberikan untuk setiap masing-masing elemen atau variabel bisa saja berupa beberapa macam bentuk, seperti:

1. Misalnya penilaian Yes atau No saja.
2. Skala buruk sekali sampai baik sekali.
3. Skala angka 1 sampai dengan 5 dan lain sebagainya.

Tentunya yang bisa untuk melakukan semua hal tersebut adalah dari internal perusahaan itu sendiri, mulai dari penyusunan elemen-elemen KPI, sampai dengan penilaian yang nantinya akan diberikan kepada setiap masing-masing elemen KPI.

Hasil yang akan didapatkan tentunnya juga sangat tergantung dari seberapa objektif dan jujurnya perusahaan tersebut dalam menilai kualitas pelayanannya sendiri. Dalam menentukan elemen-elemen yang ada dalam KPI, sebenarnya kita sedang menentukan tentang standar kualitas pelayanan dari perusahaan kita sendiri.

DSC_0093

DSC_0451IMG-20170714-WA0001

Misalnya, pada saat akan menentukan elemen dari paket kiriman tiba tepat waktu, dan dengan biaya sekian Rupiah, serta tidak sampai lebih dari 2 atau 3 hari pengiriman, maka itulah sebenarnya dari standar pengiriman yang

Pelatihan Managerial Skill PT. Brothersindo Saudara Sejati

sudah ada saat ini. Dari penilaian tersebut maka akan semakin jelas dalam melihat seberapa baik kinerja perusahaan dalam memenuhi standar-standar yang sudah ada saat ini.

Nantinya dari penilaian internal yang sudah didapatkan, maka perusahaan akan bisa langsung mengumpulkan lagi data-data tambahan lainnya sebagai data pendukung dari hasil penilaian internal tadi. Dari dua data hasil penilaian internal dan eksternal tersebut, apabila terdapat adanya suatu kecocokan, maka perusahaan bisa langsung memastikan sendiri seperti apa dan bagaimana standar dari kualitas pelayanannya untuk saat ini.

Selanjutnya perusahaan akan bisa langsung memutuskan untuk lebih meningkatkan standar kualitas dari tingkat pelayanannya menjadi jauh lebih tinggi lagi, atau malah justru hendak membenahi terlebih dahulu pelayanan yang sekarang karena masih belum memenuhi standar dari KPI yang telah dibuat. Beberapa metode memang bisa untuk dipertimbangkan dalam melakukan hal seperti ini. Misalnya dengan cara menyebar mystery shoppers agar bisa mendapatkan data-data seputar pelayanan yang sejujur-jujurnya.

Hebatnya lagi adalah dengan cara mystery shopper seperti ini, maka perusahaan akan bisa men-setting sendiri elemen-elemen dan pada jenis pelayanan-pelayanan apa saja yang ingin diuji secara lebih spesifik dalam waktu yang juga spesifik. Selain dengan menggunakan cara mystery shopper, perusahaan juga bisa menyebarkan survei dengan tema yang sama dan mendapatkan feedback melalui formulir fisik, maupun dengan cara digital melalui situs web agar bisa lebih menghemat banyak waktu dan biaya agar tidak sampai terbuang sia-sia.

Demikianlah bagi perusahaan yang ingin lebih meningkatkan kualitas dari pelayanannya, maka terlebih dahulu harus bisa mengukur seperti apa dan bagaimana kualitas dari pelayanannya sendiri. Menciptakan standard dan KPI sendiri adalah salah satu cara tercepat agar bisa mengukur sesuatu yang abstrak seperti halnya layanan.

Dari data-data yang sudah didapatkan, baik dari internal (penilaian yang berasal dari perusahaan itu sendiri), maupun dari eksternal (data yang telah didapatkan dari survei para pelanggan). Keduanya bisa memberikan gambaran yang lebih jelas tentang bagaimana standar sebenarnya dari pelayanan perusahaan untuk saat ini.

Semoga bisa bermanfaat bagi Anda sekalian. Apabila bapak ibu membutuhkan bimbingan dalam perapian manajemen, mulai menyusun ulang struktur organisasi, penyusunan job des sesuai beban kerja, penyusunan SOP dan penyusunan KPI, serta penggunaan Informasi Teknologi berbasis software accounting, software HRD dan pay roll silahkan hubungi 081-8521172 atau 081-252982900. Kami siap membantu. Terima kasih.