MEMBUTUHKAN SOP PRODUKSI, SILAHKAN CONTAK 081-8521172 ATAU 081-252-982900

MENINGKATKAN MANAJEMEN PEMELIHARAAN MESIN-MESIN PRODUKSI DENGAN UPAYA UNTUK LEBIH MEMINIMALKAN BIAYA PRODUKSI

Pada saat ini konsultan manajemen outopilot akan membahas efektifitas dalam pemeliharaan mesin produksi. Mengapa seorang pebisnis ingin sekali meningkatkan pendapatannya juga harus tetap memperhatikan kebutuhan untuk pemeliharaan mesin-mesin produksinya? Apakah dengan memperhatikan pemeliharaan mesin produksinya saja mereka akan bisa mendapatkan keuntungan yang jauh lebih besar, apakah mungkin bisa demikian?

Sebenarnya manajemen pemeliharaan mesin memang bukanlah yang terpenting jika dibandingkan dengan keuangan perusahaan, namun jika berbicara tentang mendapatkan income yang jauh lebih besar bagi perusahaan sebenarnya hal seperti ini juga tidak boleh sampai terabaikan karena sebagai salah satu faktor penentu utama dari besar kecilnya pendapatan/income bagi perusahaan, terutamanya adalah bagi jenis perusahaan yang bergerak dalam bidang industri manufakturing.

Anda tentunya mengetahui tentang bagaimana sebuah pabrik besar mampu menghasilkan produk dengan lebih cepat, tepat, dan dengan kualitas yang bagus. Mereka tentunya sangat bergantung dan lebih mempertimbangkan tentang bagaimana manajemen permesinannya dalam industri tersebut. Tidak mungkin mesin pabrik mampu beroperasional jika manajemennya tidak tertata dengan baik.

Manajemen pemeliharaan mesin ini adalah sebagai pendukung utama dari kelancaran proses produksi dan untuk menimimalkan pengeluaran biaya perusahaan terutamanya adalah untuk biaya produksi. Pemeliharaan juga bukan semata-mata agar mesin dapat menjadi lebih awet dan bisa lebih lama digunakan untuk proses produksi, namun hal seperti ini hanyalah sebagian kecil dari jenis bisnis plan yang erat kaitannya dengan income/pendapatan yang diharapkan oleh perusahaan.

Manajemen pemeliharaan mesin yang telah dirancang oleh perusahaan merupakan perencanaan secara berkala dari perusahaan untuk memelihara sebuah mesin yang ada dengan sistem penjadwalan tertentu yang bertujuan untuk kelancaran dari proses operasional produksi perusahaan. Mesin ini juga merupakan salah satu asset/aktiva tetap milik perusahaan yang harus selalu tetap diperhatikan manajemen perawatannya.

Asset/aktiva jenis ini memang akan selalu disusutkan, namun pemeliharaan masih tetap harus selalu dilakukan. Untuk melakukan pemeliharaan mesin seperti ini, maka setiap perusahaan tidaklah sama. Jadwal pemeliharaannya juga masih tergantung dari setiap masing-masing bidang usaha. Dalam manajemen pemeliharaan mesin, terdapat tiga macam faktor yang harus lebih diperhatikan, diantaranya adalah:

1. Mesin apa saja yang nantinya akan dipelihara.
2. Bagaimana tata cara untuk pemeliharaan mesin tersebut.
3. Kapan pemeliharaan tersebut harus dilaksanakan.

Dalam pabrik besar misalnya, tentu saja akan selalu ada banyak sekali mesin-mesin produksi yang dimiliki, manajemen pemeliharaan dari mesin tersebut hanya bisa dilakukan dengan cara mengklasifikasikan terlebih dahulu mesin-mesin yang ada tersebut. Jika mesin sudah cukup banyak, maka pengklasifikasian bisa dilakukan untuk per unitnya atau per divisi produksi barang. Akan menjadi jauh lebih baik lagi jika dalam perusahaan tersebut dilakukan sistem manajemen sentralisasi karena jumlah mesin yang ada sudah cukup banyak.

Dengan cara menerapkan sistem seperti ini, maka akan semakin memudahkan dalam hal pemeliharaan mesin pada wilayah yang saling berjauhan dalam suatu pabrik. Hal selanjutnya dalam manajemen pemeliharaan mesin adalah berupa penjadwalan. Karyawan bagian mesin bisa menjadwalkan kapan saja waktu pemeliharaan mesin pabrik untuk lebih mengoptimalkan apapun tugas-tugasnya. Jadwal pemeliharaan mesin ini bisa dalam waktu jangka pendek, menengah dan juga dalam waktu jangka panjang. Untuk jangka pendek, maka pemeliharaannya bisa dilakukan setiap hari, sedangkan untuk jangka menengah masih bisa dilakukan untuk jenis mesin yang berproduksi secara bulanan.

Manajemen pemeliharaan mesin juga harus dilakukan dalam waktu jangka panjang, yaitu berupa pemeliharaan secara menyeluruh dari semua mesin-mesin yang dimiliki. Pemelihara seperti ini adalah untuk mengambil data-data dari proses pemeliharaan bulanan untuk lebih memaksimalkan pemeliharaan berjangka sedang tersebut.

Dalam proses pemeliharaan untuk jangka panjang ini juga harus dilakukan dengan lebih baik agar mesin juga tidak sampai rusak total dan masih tetap bisa beroperasi. Lalu sekarang, bagaimana dengan semua mesin tersebut agar bisa dipelihara dengan lebih baik? Proses pemeliharaan seperti ini juga mencakup semua hal yang berhubungan dengan mesin-mesin pabrik yang masih ada.

Manajemen pemeliharaan mesin membutuhkan adanya kecakapan dan profesionalisme yang sangat tinggi dari seorang tenaga mesin yang benar-benar menguasai tehnik permesinan. Pemeliharaan seperti ini harus dilakukan oleh tenaga mesin terbaik dan juga harus dilakukan proses pelaporan secara berkala. Pelaporan terhadap hasil pemeliharaan seperti ini juga sangat diperlukan untuk lebih memaksimalkan pemeliharaan mesin pada bulan-bulan atau tahun-tahun berikutnya.

Dari proses manajenen pemeliharan mesin produksi seperti ini, maka perusahaan akan bisa lebih meminimalkan pengeluaran biaya, namun yang masih perlu untuk dipahami adalah bahwa dalam proses pemeliharaan ini, juga harus dilakukan perencanaan yang lebih matang. Perencana untuk proses pemeliharaan tentu saja tidak boleh sama dengan proses perencanaan produksi. Jadi jangan sampai proses pemeliharaan mesin bersamaan dengan proses produksi.

Karena mesin yang nantinya berencana akan dipelihara juga memiliki tingkat kerumitan yang berbeda-beda, maka untuk setiap pihak yang terkait seperti bagian mesin juga harus bisa memilih mesin-mesin mana saja yang paling membutuhkan untuk dipelihara terlebih dahulu. Manajemen pemeliharaan mesin produksi memiliki tingkat keberhasilan yang jauh lebih tinggi jika tenaga kerja yang telah ditunjuk untuk menangani mesin memang sudah cukup ahli dalam bidang permesinan. Jika Anda ingin lebih meningkatkan income/pemasukan bagi perusahaan, maka sistem manajemen pemeliharaan mesin adalah salah satu bagian dalam proses produksi yang juga harus sebisa mungkin tetap diperhatikan. Semakin baik proses pemeliharaannya, maka akan menjadi semakin baik pula perusahaan dalam proses berproduksinya.

Nah, itulah sedikit penjelasan tentang peningkatan manajemen pemeliharaan mesin-mesin produksi dalam upaya untuk lebih meminimalkan/pemangkasan biaya produksi. Semoga dapat bermanfaat bagi Anda sekalian, Apabila pembaca membutuhkan informasi artikel di atas lebih lanjut, atau membutuhkan pendampingan dalam pembuatan SOP perusahaan dan software manufacturing, serta merapikan manajemen silahkan hubungi groedu@gmail.com atau kontak 081-8521172 atau 081-252-982900.