CORPORATE PLANNING SEBAGAI KUNCI SUKSES PENGEMBANGAN BISNIS PERUSAHAAN

CORPORATE PLANNING SEBAGAI KUNCI SUKSES PENGEMBANGAN BISNIS PERUSAHAAN

Dalam menjalankan roda usaha, seringkali karena satu atau banyak hal lainnya menjadikan para mitra bisnis terdistraksi dan tidak fokus kembali kepada target, cita-cita, atau impian yang dimiliki di awal melakukan bisnis atau mendirikan perusahaan. Atau ketika para mitra bisnis sudah merasa jenuh dengan operasional perusahaan yang begitu-begitu saja tanpa mengetahui apa yang seharusnya dilakukan selanjutnya, maka sebaiknya para mitra bisnis mengambil waktu sejenak untuk berpikir kembali mengenai visi dan misi perusahaan awal. Oleh karena itu sebuah rencana strategi (corporate strategy plan) jangka panjang perlu dibuat sebagai alat panduan dalam mengembangkan usaha dan dapat dilakukan pengukuran atau evaluasi secara berkala.

Beberapa keuntungan dalam membuat rencana strategi korporasi adalah sebagai berikut:

  • Sebagai arahan dalam mengembangkan bisnis

Dengan adanya rencana strategi tersebut dapat menjadikan arahan manajemen dalam melakukan pengembangan bisnis, sehingga keputusan dalam menghabiskan sumber daya perusahaan seperti melakukan investasi seperti pembelian aset atau pembiayaan juga menjadi lebih terarah sesuai rencana strategi.

  • Menganalisa kemampuan dan potensi yang dimiliki perusahaan

Pemilik perusahaan juga dapat menganalisa tentang kemampuan perusahaan terutama dari segi kekuatan dan kelemahan, para kompetitor dan situasi bisnis atau pasar sehingga perusahaan dapat membuat rencana alokasi sumber daya yang sesuai untuk mencapai target perusahaan.

  • Membantu dalam pengambilan keputusan perusahaan

Dengan adanya rencana strategi yang baik, maka dapat membantu manajemen dalam melakukan pengambilan keputusan yang baik karena sesuai fokus dan rencana  strategi tersebut, antara lain mengurangi fokus biaya-biaya yang tidak terkait sama sekali dengan area pengembangan perusahaan.

  • Mengurangi resiko bisnis

Dengan cara pengambilan keputusan yang lebih baik maka dapat mengurangi resiko yang dapat menyebabkan terjadinya kerugian bagi perusahaan. Karena dengan pertimbangan dari analisa kemampuan dan lingkungan usaha yang ada maka pengambilan keputusan bisnis menjadi lebih bijaksana.

  • Menciptakan keberlangsungan hidup perusahaan

Perkembangan pasar dan industri selalu memiliki dinamika perubahan yang cepat, dan banyak perusahaan tidak dapat bertahan di tengah perubahan tersebut karena tidak memiliki dasar dan kadang bergantung pada keberuntungan. Sehingga dengan adanya rencana jangka panjang akan membantu perusahaan untuk dapat bertahan dengan lebih baik di tengah perubahan dinamika bisnis yang ada.

  • Meningkatkan profitabilitas perusahaan

Dengan adanya rencana dan strategi yang terfokus akan membantu untuk mendetailkan profil segmentasi konsumen, kondisi pasar, serta produk dan layanan yang ditawarkan sehingga aktivitas tim penjualan dan marketing akan menjadi lebih fokus dan memberikan keuntungan penjualan dan memperkuat posisi di dalam pasar.

  • Menciptakan diferensiasi dengan para pesaing

Rencana strategi pengembangan sebaiknya juga mempertimbangkan faktor kompetisi dengan para pesaingnya, dimana pengembangan perusahaan perlu mencari poin yang unik atau keunggulan kompetitif yang membedakan dengan para pesaing sehingga perusahaan dapat bertahan dengan lebih baik di dalam pasar.

  • Meningkatkan motivasi karyawan

Lebih baik melibatkan kerja sama dari para karyawan dalam pembuatan rencana strategi perusahaan akan memberikan semangat dan rasa kepemilikan karyawan terhadap perusahaan. Sehingga hal tersebut dapat meningkatkan motivasi dan tingkat kepuasan para karyawan dalam pekerjaan yang dilakukannya.

Pada umumnya, sebuah strategi korporasi sebaiknya mengandung beberapa elemen sebagai berikut:

  • Pernyataan visi perusahaan

Visi perusahaan memiliki fungsi utama sebagai panduan dalam pengambilan keputusan dalam internal perusahaan dan membantu untuk menjaga fokus pengembangan bisnis dan perusahaan di masa depan.

  • Pernyaataan misi

Pernyataan misi sebaiknya menggambarkan cara atau langkah-langkah untuk mencapai visi atau rencana bisnis yan dibuat, dengan secara jelas dapat mendeskripsikan bagaimana pasar apa yang ingin dilayani, produk atau layanan yang ingin dibuat serta keunikan/ keunggulan yang ada dari para pesaing.

  • Ruang lingkup dan sumber daya perusahaan

Menentukan besaran ruang lingkup dari rencana strategi yang ingin dicapai perusahaan dan membuat rencana daftar sumber daya yang dapat berasal dari semua kegiatan dan program pada semua level perusahaan, karyawan, aset perusahaan, dan keuangan perusahaan yang relevan dengan visi dan misi yang telah dibuat.

  • Daftar target / tujuan korporasi

Membuat kembali daftar sasaran perusahaan yang ingin dicapai dengan ruang lingkup yang lebih kecil dan diukur atau dievaluasi secara berkala, kemudian pastikan sasaran atau target tersebut dibuat dengan prinsip S.M.A.R.T (Specific – Measurable – Attainable – Realistic – Time Bound). Sasaran ini berguna untuk memaparkan kepada para karyawan dan pemilik kepentingan lainnya tentang arah yang ingin dicapai dan harus dilakukan.

  • Daftar strategi untuk mencapai tujuan / target

Membuat daftar yang berisi tentang aktivitas dan taktik yang dapat dibuat untuk mencapai target atau tujuan korporasi, seperti mengembangkan produk baru atau memasuki pasar yang baru.

Sedangkan beberapa tools yang dapat digunakan dalam melakukan perencanaan strategi perusahaan yang baik, antara lain:

  • Business Model Canvass

Model ini dapat menggambarkan nilai, diferensiasi, dan hubungan antara 9 elemen yang dapat mengakomodir kebutuhan pelanggan dengan sumber daya yang dimiliki perusahaan beseta dan bagaimana produk/ layanan perusahaan dapat memenuhinya.

  • SWOT Analysis

Tools ini digunakan untuk menganalisa bagaimana kondisi perusahaan secara internal dan eksternal. Ada 4 faktor analisa yang dapat dibuat antara lain faktor internal, yaitu Kekuatan (strength) dan Kelemahan (weakness) yang berasal dari dalam perusahaan sendiri. Sedangkan dari 2 faktor lain bersifat eksternal perusahaan yaitu peluang (opportunity) dan ancaman (threats).

  • Porter’s Five Forces Model

Model ini diperkenalkan oleh Michael Porter yang berfungsi untuk menganalisa  dengan metode analisis pada 5 faktor utama yang mempengaruhi perkembangan pasar: Kompetisi antara penjual produk atau layanan, Ancaman dari para pendatang baru di pasar, Daya tawar dari para pembeli, Daya tawar dari para supplier, dan Ancaman dari produk/ jasa pengganti.

  • Mind Mapping

Merupakan alat visualisasi yang menggambarkan tentang hubungan antara ide, kegiatan, dan hal-hal lain yang terkait dengan rencana target perusahaan. Mind Mapping bertindak seperti peta yang berisi breakdown dari komponen utama menjadi komponen yang lebih kecil dan mudah untuk dibuat karena sifatnya sangat luas terhadap ide-ide yang dapat muncul dalam sebuah rencana strategi perusahaan sehingga nantinya perlu untuk difokuskan kembali.

  • Balanced Scorecard

Tools ini berfungsi sebagai alat kontrol manajemen dalam melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan rencana strategi perusahaan, yaitu dengan cara menyelaraskan target atau sasaran perusahaan menjadi ukuran performa yang dimiliki sampai kepada para karyawan di level yang lebih rendah.

  • Dan beberapa tools lainnya.

Semoga dengan adanya perencanaan strategi maka dapat membantu para mitra bisnis dalam mengembangkan bisnis dan perusahaannya sesuai dengan cita-cita dan harapan yang dimiliki. Apabila pembaca membutuhkan bimbingan dan pertanyaan lebih lanjut mengenai pembuatan rencana dan pengembangan perusahaan silahkan menghubungi kami di 0818521172 atau email ke : groedu@gmail.com. (Stan)