CARA EFEKTIF MELAKUKAN TRAINING SOFTWARE ACCOUNTING DI PERUSAHAAN

CARA EFEKTIF MELAKUKAN TRAINING SOFTWARE ACCOUNTING DI PERUSAHAAN

Perusahaan yang belum mengetahui cara yang efektif dalam melakukan training software accounting seringkali merasakan kegagalan dalam menerapkan software accounting yang sudah dibelinya. Hal-hal tersebut disebabkan oleh antara lain :

  1. Trainer software accounting merasa tidak focus, sedangkan perusahaan kurang memahami bagian-bagian yang focus akan ditrainingkan.
  2. Trainer software akan melakukan training software sesuai dengan fitur-fitur dasar, sedangkan banyak sekali yang mesti harus diperkenalkan agar penggunaan software lebih maksimal.
  3. Perusahaan menginginkan banyak hal, padahal tidak semua fitur bisa mengadopsi apa yang diinginkan. Sehingga perlu perumusan yang tajam mengenai hal apa saja yang sangat penting untuk ditrainingkan.
  4. Hak akses belum bisa ditentukan oleh trainer dengan baik sebab trainer tidak mengetahui job des masing-masing karyawan dengan baik.

Kesulitan diatas tentunya bisa diatasi dengan baik apabila perusahaan menyewa seorang business analyst proses bisnis yang bisa merumuskan kebutuhan perusahaan, sedangkan trainer software tinggal mengikuti rumusan yang dibuat oleh seorang business analyst.

Pada umumnya untuk memastikan hal ini ada beberapa langkah-langkah yang efektif agar trainer software yang dilakukan bisa berjalan dengan baik. Antara lain :

  1. Penyusunan struktur organisasi, dengan disusunnya organisasi diketahui dengan pasti tugas dan tanggung jawab serta wewenang masing-masing setiap fungsi jabatan dalam organisasi.
  2. Setelah disusun job des, tentunya diperlukan job spesifikasi yang dibutuhkan agar sumber daya yang disediakan oleh perusahaan tepat guna, misalnya jika yang dibutuhkan di fungsi accounting maka yang dibutuhkan  sebaiknya memiliki latar belakang accounting.
  3. Setelah disusun job description dan job specification, maka sebaiknya mulai melakukan mapping proses bisnis. Mapping proses bisnis ini akan menghasilkan flow proses bisnis dimana dokumen mengalir dengan baik sesuai dengan kaidah security system dalam manajemen. Sistem yang dijamin aman akan mengurangi fraud yang dilakukan oleh setiap fungsi dalam jabatan.
  4. Buatlah SOP yang berisi standard operating procedure dan intruksi kerja yang dibutuhkan. Hal ini penting untuk membuat aturan main kerja di perusahaan bisa dipatuhi oleh karyawan.
  5. Buatlah KPI untuk menilai kinerja karyawan sesuai dengan kinerja utama masing-masing karyawan. Dengan begitu focus kerja karyawan bisa ditautkan dengan penggunaan software yang sedang diimplementasikan di perusahaan.

Poin-poin di atas sangat penting dilakukan agar kegagalan dalam implementasi software tidak terulang lagi. Semoga artikel ini menjadi informasi terbaik bagi pembaca. Apabila pembaca membutuhkan bimbingan dan konsultasi silahkan hubungi 0818521172 atau email ke groedu@gmail.com. ( Frans M. Royan)