BEST PRACTISE DESAIN SISTEM RITEL MODERN, CALL 0818521172

KESALAHAN-KESALAHAN FATAL TANPA DISADARI OLEH PARA PENGUSAHA RITEL MODERN DAN TIPS UNTUK MENGHINDARI KEBANGKRUTAN TERHADAP RITEL MODERN

Ternyata untuk mengelola toko kelontong sekelas ritel modern memang bukanlah hal mudah untuk dilakukan. Ingatlah bahwa Mengelola ritel modern sama halnya dengan mengelola bisnis-bisnis yang lain yang juga tetap membutuhkan adanya penanganan dengan menerapkan konsep yang lebih professional, serba tersistematis dan manajemen pemasaran yang baik.

Persaingan diantara ritel-ritel modern yang saat ini sudah semakin ketat, tentunya membutuhkan adanya srategi dan tips-tips khusus dan juga tingkat kehati-hatian serta kejelian yang sangat tinggi, dan terkadang, ritel modernpun bisa saja mengalami kebangkrutan yang lebih fatal, bukan karena sudah kalah dalam persaingan dengan toko ritel modern yang lain sekelas dengan minimarket/supermarket, namun biasanya adalah karena kesalahan yang tanpa sadar seringkali dilakukan secara berulang ulang.

Karena itulah, maka berikut ini merupakan beberapa kesalahan yang biasanya tanpa sadar sudah dilakukan oleh para peritel modern, yang mengantarkan mereka pada kebangkrutan total:

1. Terlalu mudah dalam memberikan kelonggaran hutang.

Sebagian besar konsumen dari toko kelontong modern sekelas swalayan adalah mereka yang berasal dari orang-orang sekitar yang sudah kenal, karena itu begitu mudahnya pemilik toko untuk memberikan hutang. Padahal hal seperti ini juga akan semakin menyulitkan ketika hutang dari konsumen sudah menumpuk terlalu banyak dan akibatnya modal tidak akan bisa berputar sama sekali. Ingatlah satu hal, bahwa menagih hutang jauh lebih sulit daripada harus memberikan hutang.

2. Tidak jeli dalam mengawasi mutu produk-produknya.

Kesalahan yang seringkali terjadi adalah karena ketidaktelitian dan tidak adanya pembukuan karena adanya produk yang telah melewati masa kadaluarsa atau produk yang sudah disimpan ditempat yang tidak sesuai maupun yang terlalu lama disimpan, sehingga terjadi penurunan mutu dari produk yang akan menyebabkan konsumen merasa semakin kecewa. Pada saat seperti ini masyarakat sudah mulai lebih cerdas dalam membeli produk-produk makanan dan minuman dengan lebih memperhatikan tentang bagaimana kondisi dan tanggal kadaluarsanya. Ketika pelanggan sudah merasa kecewa, maka dapat menjadi awal mula dari kebangkrutan ritel modern Anda, karena salah satu strategi marketing dari toko ritel modern adalah dengan promosi dari mulut ke mulut. Dari pelanggan yang sudah merasa puas dengan pelayanan dari toko ritel modern Anda.

3. Terlalu menyepelekan pembukuan keuangan toko.

Toko kelontong rumahan biasanya didirikan hanya sebagai tambahan income yang telah dikelola dengan tingkat fleksibilitas waktu dari sang pemilik bahkan untuk sejenis ritel modern yang didirikan tanpa persiapan yang matang. Sehingga pembukuan keuangan toko menjadi lebih sering terabaikan. Dan akibatnya perputaran modal dan barang dagangan menjadi semakin tidak terlihat. Padahal dengan pembukuan yang lebih jelas, maka pengelolaan toko dapat menjadi lebih mudah dan riil. Jumlah barang, jumlah modal, jumah penjualan, dan juga pembiayaan rutin yang berhubungan dengan toko dapat diketahui dengan lebih jelas.

4. Mencampur-adukkan antara bisnis dan kebutuhan sehari-hari

Sering kali para pemilik toko bahkan untuk sekelas ritel modern sekalipun masih ada yang tidak memisahkan antara barang-barang dagangan dan kebutuhan sehari-hari. Seperti ketika ada saudara yang datang untuk berkunjung biasanya akan disuguhkan dengan apa yang ada di toko ritel, atau pada saat gula, teh, dan lain sebagainya telah habis, maka dengan begitu mudahnya mengambil stok yang ada di toko tanpa dilakukan pencatatan apapun dan pemisahan keuangan. Jika hal seperti ini terus dilakukan, maka tidak mungkin toko ritel tersebut dapat berkembang, karena tidak jelas dimana letak untung dan ruginya, tidak ada uang yang berputar untuk mengembangkan toko tersebut.

Beberapa langkah yang harus dilakukan untuk mengatasi situasi diatas adalah sebagai berikut:

1. Mengahadapi para penghutang dengan lebih bijak.

Menghadapi para penghutang dengan lebih bijaksana. Memegang prinsip dengan “meminimalkan jumlah konsumen yang membeli barang dengan berhutang”. Meskipun terkadang konsumen yang berhutang juga tidak mungkin dihilangkan dari roda usaha Anda. Namun lebih ketatlah dalam menyeleksi mereka yang cukup layak untuk mendapat fasilitas hutang, misalnya pelanggan setia yang tidak pernah malanggar janji dan tepat waktu untuk membayar hutang.

2. Melakukan penagihan hutang dengan tips berikut :

• Mempertimbangkan situasi dan kondisi yang lebih tepat, misalnya tidak langsung didepan konsumen lainnya.
• Jika pelanggan lupa atau berpura-pura lupa, maka kunjungi rumahnya untuk membicarakannya dengan lebih sopan.
• Menagih dengan menggunakan surat kecil/memo.
• Memberikan plafon (batas) waktu terhadap jumlah rupiah yang dapat dibayarkan kemudian.

3. Berikan harga bersaing (tidak seenaknya menaikkan atau menurunkan harga).

Harga yang selalu bersaing dengan toko sekitarnya. Harga murah belum tentu juga bersaing, jadi jangan menganggap bahwa jika barang kita akan selalu yang paling murah daripada yang lain, namun perhatikanlah harga pasarannya.

4. Memberikan uang kembalian dengan lebih adil.

Selalu siapkan uang recehan untuk kembalian. Hal ini sepertinya memang sangat sepele, namun jika hal ini dapat menjadikan konsumen merasa dikecewakan dengan toko ritel modern Anda dan selalu usahakan untuk tidak pernah menolak uang pelanggan meskipun uang mereka adalah berupa pecahan uang yang terlalu besar, akan tetapi tetap berikanlah kembalian dengan pecahan dengan yang sewajarnya (tidak dengan pecahan yang terlalu kecil/recehan), serta jangan biarkan konsumen menunggu terlalu lama hanya untuk menunggu uang kembalian mereka dari Anda. Biasakan untuk selalu menukarkan uang dalam pecahan tertentu, jangan menunggu pecahan uang dari para konsumen.

5. Menghadapi dan menyelesikan keluhan dengan lebih tuntas.

Tetaplah tersenyum meskipun banyak keluhan dan omelan kekecewaan dari para konsumen yang datang tanpa Anda duga sebelumnya. Ajaklah konsumen untuk berkomunikasi agar bisa mengetahui tentang apa saja keinginan dan harapan mereka pada toko ritel modern Anda dan biasakan untuk meminta maaf walaupun mungkin itu bukan berasal dari kesalahan Anda.

6. Jadikan ritel modern Anda sebagai pusat informasi.

Jadikan toko ritel modern Anda sebagai pusat informasi bagi masyarakat sekitar. Jadilah mediator dan informator diantara sesama konsumen, dan bersiaplah untuk direpotkan di luar urusan belanja, misalnya menanyakan alamat seseorang, lokasi kelurahan, kantor pos, mesin ATM, atau lokasi jalan. Jika memang dirasa sangat perlu siapkan papan pengumuman sebagai media komunikasi yang baik.

4. Memberikan perlakuan yang wajar dan merata terhadap semua konsumen.

Bersikaplah lebih adil, jangan pernah membeda-bedakan konsumen, baik yang berbelanja hanya ratusan rupiah sampai dengan yang puluhan bahkan ratusan ribu rupiah, dari semua golongan dan semua lapisan masyarakat. Jangan terkecoh dengan penampilan konsumen yang belum tentu menunjukkan keadaan yang sebenarnya. Jadi, tetap bersikaplah sewajarnya dan lebih merata kepada semua konsumen.

5. Siap memberi dan menerima.

Setiap orang pada dasarnya senang menerima hadiah. Pada saat-saat tertentu Anda juga perlu untuk memanjakan pelanggan dengan hadiah/bingkisan, bukan perkara besar/kecil hadiahnya, namun dari nilai psikologis terhadap penghargaan tersebut. Lakukan seleksi dengan berbagai pertimbangan untuk menentukan siapa saja yang berhak untuk mendapatkannya dan manfaatkan tambahan diskon dari supplier Anda untuk memberikan diskon terhadap pelanggan.

6. Selalu mengutamakan kebersihan dan kerapian toko ritel modern Anda.

Lingkungan toko ritel modern yang selalu menjaga kebersihan dan kerapian dari pandang pelanggan, merupakan sebuah upaya untuk membangun citra toko yang lebih professional dimata masyarkat. Susunlah barang-barang dagangan yang disesuaikan dengan aturan pada setiap rak-rak gondola toko ritel modern Anda. Selain harus menjaga lingkungan toko, Anda sebagai pengelola toko dan juga setiap orang yang membatu Anda dalam setiap melayani konsumen tentu juga harus berpenampilan bersih dan rapi.

Nah, itulah sedikit penjelasan tentang kesalahan-kesalahan fatal apa saja yang tanpa disadari pengusaha ritel modern dapat menyebabkan kerugian total dan tentang tips-tips bagaimana agar dapat menghindar dari kebangkrutan tersebut. Semoga artikel ini bermanfaat, apabila pembaca membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai artikel ini atau membutuhkan bimbingan dalam mendirikan ritel modern yang sehat secara keuangan, merapikan ritel modern, mendesain ritel tradisional menjadi modern, silahkan hubungi groedu@gmail.com atau kontak 081-8521172 atau 081-252-982900. Kami siap membantu!